Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

CARA SEDERHANA MEMBUAT KEMIRINGAN BADAN JALAN DI DESA

Apa Itu Kemiringan Badan Jalan?

Bagian permukaan jalan yang dilalui oleh lalu lintas nya kenderaan setiap saat. Istilah kemiringan badan jalan juga disebut punggung sapi, karena jika dipotong secara melintang permukaan badan jalan (pada desain) kelihatan seperti punggung sapi.

Badan jalan dimuat miring arah ke tepi jalan (bukan arah memanjang) sesuai peraturan perencanaan jalan itu sendiri. Jika membahas searah memanjang berarti tanjakan, meski satuan yang dipakai adalah istilah persen.  Arti kemiringan itu sendiri identik dengan beda elevasi tengah badan jalan dan tepi badan jalan. Sebagai gambaran contoh badan jalan yang di maksud dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Kemiringan badan jalan atau istilah lainnya punggung sapi direncanakan untuk mengaliri air ketepi saat permukaan badan jalan dibasahi hujan, sehingga air tidak tergenang yang akan merusak badan jalan.
Kemiringan badan jalan atau istilah lainnya punggung sapi direncanakan untuk mengaliri air ketepi saat permukaan badan jalan dibasahi hujan, sehingga air tidak tergenang yang akan merusak badan jalan.

Biasanya dalam pengerjaan proyek, badan jalan dibentuk dengan menggunakan alat berat Greder yang memiliki mata pisau (blade) pada umumnya dan bisa diatur kemiringannya. Contoh gambar di bawah ini.
Gambar dari CAT
Namun dalam penjelasan di artikel ini, tidak menggunakan alat berat grader. Pembahasan di sini disediakan sebagai referensi pada daerah yang susah memobilisasi alat berat.

Mengapa Perlu Kemiringan Badan Jalan?
  1. Pada daerah dengan intensitas curah hujan yang stabil dapat menggenangi permukaan badan jalan, permukaan badan jalan yang datar maka akan terjadi genangan air. Genangan air saat dilalui kenderaan dapat merusak komposisi struktur badan jalan (terutama jalan yang menggunakan konstruksi pengerasan tanah dan aspal).
  2. Pada jalur tikungan dengan kondisi yang datar dan dengan kecepatan yang tergesa berakibat kenderaan akan bergeser ke kanan (nyaris kecelakaan). Teori ini didukung dengan istilah Gaya Sentrifugal.
  3. Mematuhi peraturan teknis perencanaan jalan dari kementerian yang menangani tentang perencanaan pembangunan jalan tersebut.
  4. Badan jalan yang miring serta merta mengaliri air saat hujan atau banjir ke tepi jalan dan terus terarah ke saluran drainase.

Kapan Kemiringan Badan Jalan Dibuat?
  1. Kemiringan pada jalan diisyaratkan 3% hingga 10% yang disesuaikan pada topologi dataran lokasi jalan tersebut yang masuk dalam perencanaan di desain gambar.
  2. Adanya dampak pengaruh buruk dari luapan air sungai atau saluran tepi dekat sungai saat banjir atau hujan.
  3. Kurangnya tanaman vegetasi di dekat badan jalan.
  4. Tidak adanya saluran tepi (disamping bahu jalan)

Bagaimana Cara Sederhana Membuat Kemiringan Badan Jalan?
Kemiringan badan jalan atau istilah lainnya punggung sapi direncanakan untuk mengaliri air ketepi saat permukaan badan jalan dibasahi hujan, sehingga air tidak tergenang yang akan merusak badan jalan.
  1. Dapatkan kayu balok dengan ukuran berkisar 6cm x 15cm dengan panjang mengikuti lebar jalan dibagi 2 (kita misalkan 3 M)
  2. Pada sisi kayu diukur dan ditandai dengan garis yang miring dengan ketentuan kemiringan sesuai perencanan jalan. Misalkan kita pakai 3 % contoh pada gambar C.
  3. Setelah kayu digergaji maka dapat diterapkan pada permukaan badan jalan yang sudah dikerjakan tahap dasar pemadatan dan lainnya.
  4. Kayu diletakkan melintang pada lajur setengah lebar badan jalan dengan posisi perletakan tegak lurus searah jalan.
  5. Pada kedua sisi ujung dipegang (2 orang) dan permukaan badan jalan mulai dikikis secara perlahan, namun elevasi muka atas kayu harus rata saat pengikisan berlangsung (bisa dibantu dengan alat waterpass)
  6. Pekerjaan ini dapat dilakukan oleh beberapa kelompok yang tentunya menggunakan beberapa kayu yang telah dibentuk sebelumnya.
Penghitungan :

Posisi Jalan Lurus,

Kemiringan badan jalan terdapat pada dua sisi yang berbeda (kiri dan kanan).
Jika dari data hasil survei antar patok dengan rencana lebar badan jalan 6 Meter, maka lajur sebelah kiri atau kanan sama sama memiliki lebar 3 Meter.
Diisyaratkan kemiringan badan jalan berdasarkan petunjuk teknis yang ada adalah 3%
Berapakah selisih tinggi dari tengah badan jalan hingga ke tepi?

Selisih tinggi diperoleh dengan pengoperasian lebar 3 M X 0,03 (3%) = 0,09 M = 9CM

Dalam pelaksanaan penimbunan dilakukan lebih banyak volumenya kearah tengah badan jalan sehingga memperoleh elevasi kemiringan badan jalan yang diinginkan.

Posisi Jalan Tikungan,

Kemiringan badan jalan hanya pada arah satu sisi (kiri atau kanan), sesuai topologi daerah jalan setempat. Persentase kemiringan badan jalan tergantung sudut tikungan. Jika arah tikungannya membentuk sudut 90 % (diukur dari tengah badan jalan) maka kemiringan muka badan jalan ke arah tepi berbeda dengan tikungan yang membentuk sudut 30 derajat.

Kita misalkan tikungan 30 derajat dan persentase kemiringan muka badan jalan kita rencanakan 10 persen masih ideal maka diperoleh :

selisih tinggi antara tepi jalan sebelah kiri dan tepi jalan sebelah kanan adalah :

6M X 0,1 (10%) =  0,6 M = 60 CM

Demikian beberapa penjelasan, semoga bermanfaat.


Bagaimana yang dinamakan MADU asli, lebah nya tidak dipelihara atau diternakin, namun, sengatnya sungguh luar biasa akibat rasa sakit yang ditimbulkan. Begini cara mengambil SARANG MADU di pinggir hutan. 

1 comment for "CARA SEDERHANA MEMBUAT KEMIRINGAN BADAN JALAN DI DESA"

  1. Pada posisi tikungan jalan, terdapat variasi atas persentase kemiringan badan jalan, tergantung derajat tikungan jalan tersebut.

    ReplyDelete

Post a Comment